NUNUKAN – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nunukan menggelar kegiatan sosialisasi kepada para peserta sebagai wujud komitmen institusi dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, sekaligus penguatan budaya integritas di lingkungan kerja dan pelayanan publik.
Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai nilai-nilai antikorupsi, transparansi, dan akuntabilitas, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan berintegritas.
Dalam kegiatan itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang profesional, bersih, dan bebas dari praktik korupsi. Hal ini sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Nunukan, Jodi Widardi, mengatakan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tidak dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas dalam setiap aspek pelayanan.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan Nunukan untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menolak segala bentuk praktik korupsi dan mendukung terciptanya pelayanan publik yang bersih dan berkeadilan,” ujar Jodi Widardi.
Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan secara konsisten melakukan penguatan pengendalian internal serta peningkatan kualitas layanan, sehingga peserta dapat memperoleh haknya secara mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui peringatan Hari Antikorupsi Sedunia ini, BPJS Ketenagakerjaan Nunukan berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya integritas, baik di lingkungan internal maupun di kalangan peserta, guna mewujudkan sistem jaminan sosial ketenagakerjaan yang terpercaya dan berkelanjutan.













