NUNUKAN – Dalam upaya memperkuat karakter aparatur dan meningkatkan semangat kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) menggelar pembekalan motivasi berbasis keimanan dan spiritual bagi seluruh staf. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata mendorong perubahan dengan semangat Energi Baru di jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Kepala BPPD Nunukan, Robby Nahak Serang, mengatakan bahwa pembinaan sumber daya manusia tidak hanya cukup dilakukan melalui arahan pimpinan, tetapi juga perlu diperkuat dengan sentuhan spiritual guna mempertebal integritas dan etos kerja pegawai.
“Motivasi itu penting, tetapi penguatan keimanan juga menjadi pondasi agar aparatur tetap kompak, profesional, dan siap menghadapi tantangan pekerjaan. Karena pada akhirnya, keberhasilan program pemerintah harus benar-benar mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Robby.
Pembekalan spiritual tersebut menghadirkan ustaz sebagai pemateri bagi pegawai beragama Islam, sementara untuk pegawai beragama Nasrani akan dilaksanakan pada hari Jumat dalam format kebaktian singkat dan pembinaan rohani. Program ini dijadwalkan berlangsung dua kali setiap bulan.
Robby menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya rutinitas keagamaan, tetapi wadah untuk memperkuat karakter, membangun harmoni antarpegawai, serta menumbuhkan semangat bekerja secara kolektif.
“Wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, kekuatan mental, spiritual, dan kekompakan tim sangat diperlukan agar pelayanan publik dan program pembangunan dapat berjalan maksimal,” tambahnya.
Ia berharap pembinaan ini dapat membawa dampak positif bagi seluruh pegawai, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kepekaan sosial dalam melayani masyarakat perbatasan.
“Semoga kegiatan ini menjadi energi positif bagi kita semua. Semangat baru, iman yang kuat, dan kekompakan tim adalah kunci agar kita bisa bekerja lebih baik untuk masyarakat Nunukan,” harapnya.
Dengan adanya pembekalan spiritual tersebut, BPPD Nunukan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga matang secara mental dan spiritual dalam menjalankan tugas di wilayah perbatasan.












